Kamis, 01 April 2010

You and me

You and Me..
( Lifehouse)


What day is it

and in what month

this clock never seemed so alive


I can't keep up

and I can't back down

I've been losing so much time


Cause it's you and me and all of the people

with nothing to do

nothing to lose


And it's you and me and all of the people

and I don't know why

I can't keep my eyes off of you



All of the things that I want to say

just aren't coming out right


I'm tripping inwards

you got my head spinning

I don't know where to go from here


Cause it's you and me and all of the people

with nothing to do

nothing to prove

and it's you and me and all of the people

and I don't know why

I can't keep my eyes off of you



There's something about you now

I can't quite figure out

everything she does is beautiful

everything she does is right



You and me and all of the people

with nothing to do

nothing to lose


And it's you and me and all of the people

and I don't know why

I can't keep my eyes off of you



You and me and all of the people

with nothing to do

nothing to prove


And it's you and me and all of the people

and I don't know why

I can't keep my eyes off of you


What day is it

and in what month

this clock never seemed so alive





Dear aa,
Do you still remember this lyric? Yes, it's used to be our song years ago..
At first we are so different, I know. And I don't have any reason at all when i say yes..
I just believe my heart. And It feels so right..
 
 
It's you and me.. and all of the people with nothing to do.. nothing to prove..
and it's you and me.. and all of the people and i don't know why.. I can't keep my eyes of you..
 
It's no more you and me, a.
It's us..
 
I can't recognize my self as I and me.. but we..
 
 
 

Rabu, 31 Maret 2010

About my Job

I'm still not feeling well today. Sempet menyangka diri ini hamil, tetapi hasil test pack tadi pagi menunjukkan hasil yang negatif. Okay, aku masuk angin nih sepertinya. Kl bahasanya Raditya Dika sih enter the wind. Hahaha..

Load kerjaan lagi ga terlalu banyak alias santai, jadi sembari menunggu konfirmasi dan klarifikasi dari bagian lain yang berdampak pada pekerjaanku, aku pun menulis blog. Tetapi karena pusing, temanya pun yang ringan-ringan saja lah. Sebetulnya pingin juga sih membahas Julia Perez yang dengan pede-nya mencalonkan diri jadi Bupati Pacitan, ah tapi sudah terlalu banyak forum yang mendiskusikan itu, berikut hujatan dan support. Dunia betul-betul sudah gila..

I'm welcoming you to see the other side of me. yes I'm a mom, you can see it trough the picture i put in this blog. I'm also a wife. And I'm working. Here's the story of it..

Akhir tahun 2006 aku resmi diterima sebagai pegawai di instansiku sekarang. Sempat mengikuti pendidikan perbankan selama 6 bulan di LPPI Kemang, 2 minggu diklat militer di Secapa, Sukabumi,ditutup dgn Pesantren Kilat di Puncak, pertengahan tahun 2007 aku resmi diangkat sebagai pegawai. Yay, sudah punya SK!
Aku ditempatkan di Satuan Kerjaku (Satker) sebagai Analis. Agak heran sebetulnya karena satker-ku amat berbau "hukum", kenapa aku yang seorang Sarjana Ekonomi di tempatkan di sini ya? Hanya Allah yang tahu. Tetapi keep positif saja lah. Alhamdulillah tim-ku amat kooperatif, sehingga aku sedikit demi sedikit bisa mengikuti flow kerjaanku. Meski masih saja membuat kesalahan, tetapi aku tak gentar untuk terus belajar.Oya, Pekerjaanku sekarang mostly berhubungan dengan penyelesaian aset yang bermasalah. Aku jadi sering mondar mandir BPN, Kantor Pajak, Dinas Perumahan, serta mengikuti berbagai kursus dan in house training yang betemakan sengketa tanah, trend property, maupun tata cara pembuatan akte dan dokumen hukum lainnya.  Gosh, I'm really working hard on this.

Hal yang menyenangkan dari instansiku (selain paket remunerasi yang sangat baik) adalah acara makan-makan. Hahaha. Dalam setiap event, pasti ada rupa-rupa hidangan  yang enak dan-kutebak- cukup mahal. Mulai Tahun baru, Halal Bihalal, 17 Agustus, Buka bersama, Ultah kantor, maupun event kecil sekedar merayakan ultah atau keberhasilan proyek. Mungkin hal-hal semacam itu pula yang kerap menjadikan instansiku disorot publik. Hehe. Padahal kontribusi kami terhadap negara ini juga tidak sedikit loh. Kami juga tidak memakan dana APBN, malah dengan Undang-undang terbaru, kami jadi objek pajak. It means, Negara sudah cukup menyedot penghasilan kami yang jika dikumulatifkan pasti jumlahnya signifikan untuk pembangunan. Ah sudahlah. Juts let it be..

Sejak bekerja disini aku jadi pecinta kuliner. Selain banyak event, tuntutan pekerjaan membuatku sering mengadakan meeting di luar. Oleh karena itu, aku jadi hapal katering-katering dan restoran-restoran yang berkelas, mewah dan tentu saja enak. Tetapi tidak hanya yang mahal-mahal saja, almost jajanan di Thamrin dan sekitarnya pun kujelajahi dengan tim maksi-ku yang setia. Bahkan, dalam perayaan event dengan skala kecil, satkerku kerap memboyong mang-mang gerobak soto/bakso untuk dihadirkan di kantor kami. Hahaha. Seru.



Oya, Instansi-ku selalu memiliki ide kreatif untuk merayakan ultahnya. Contohnya waktu tahun 2007. Kami harus mengenakan kostum busana daerah, padahal menu utamanya adalah senam bersama. Satkerku kebagian daerah Sulawesi Selatan. Bingung kan? maka hasilnya menjadi seperti ini..

(Aku berfoto bersama mantan Direkturku dan dayang-dayang penggembira)

Meskipun kostumny aneh dan membuat kami tampak konyol, tapi kami berahsil memenangkan kateogi best dressed. Uhuy!


 Foto yang ini Girl's Only  ^_^
Jadi, kami memakai baju olahraga lengkap dengan training, dan baju bodo modifikasi dimana bagian rok tidak dijahit, hanya dikaitkan saja dengan peniti lalu dihias balon kecil supaya tidak terlihat. Jadi, meskipun heboh, kami tetap bisa berolahraga dengan riang gembira. Hebat ya desainernya? hihihi..
Take a look at the picture below untuk lebih jelasnya..

Contoh event lain yang dirayakan dengan seru adalah pisah sambut pimpinan lama-baru. Contohnya seperti foto dibawah. Kami menjadi penyanyi lagu daerah dadakan sebagai tanda terima kasih kami kepada pimpinan sebelumya, dan ucapan selamat datang kepada pimpinan baru. Lagi-lagi, kostum seru is a must. Kali ini menjurus ke norak sih, tp justru karena itu kami sangat menarik perhatian. Hahaha..

Sebetulnya masih banyak kegiatan lain, seperti pertandingan futsal dan lomba band. Sebagai staff baru sudah pasti aku selalu ada di kegiatan-kegiatan semacam itu. Pada suatu kesempatan, aku pernah kebagian bermain futsal sehari sebelum aku honeymoon. Alhasil, saat honeymoon badanku pegal-pegal semua. Hahaha. Tapi tidak apa, yang penting fun. Aku juga pernah di dapuk menjadi vokalis dalam lomba band, tetapi tidak jadi mentas karena pada saat lomba, aku mendadak dians ke Semarang. Sempat pula aku mengikuti audisi untuk lomba tari tarian daerah, kebetulan aku membawakan tari Piring asal Sumatera Barat. Sempat takjub karena dinyatakan lulus dan layak sebagai penari, tetapi kemudian dipecat dari keanggotaan karena aku mangkir latihan berhari-hari karena honeymoon. Hahaha.

Oya, saat ini aku terdaftar sebagai anggota unit kesenian degung dan karawitan. Instansiku memang menyediakan banyak wadah untuk kegiatan ektrakurikuler dibawah naungan Ikatan Pegawai (semacam OSIS di SMU). Aku sebetulnya tertarik untuk ikut klub menembak, tetapi karena tempat latihannya jauh di Blok M, maka niat itu kuurungkan. Padahal keren ya, kalau wanita yang sering dianggap lemah dan disepelakan ternyata jago menembak!


Hal menyenangkan lainnya dari pekerjaanku adalah kesempatan untuk ikut kursus yang sifatnya entertain. Misalnya waktu aku kursus MC bersama Erwin Parengkuan. Rasanya seperti refreshing. Karena selain pergi ke luar kota tanpa perlu memikirkan akomodasi, aku juga bertemu dengan teman-teman seangkatanku yang penempatannya berbeda, bahkan ada yang di daerah. Reuni deh ^_^


Oya, tuntutan pekerjaan juga membuatku sering pergi dinas ke luar kota. Namun demikian, meskipun stress, tapi pada akhir perjalanan biasanya aku menyempatkan diri untuk berjalan-jalan dengan teman-temanku. Menjelajahi tempat wisata yang unik, wisata kuliner dan shopping. Misalnya waktu aku ke Jogja, meskipun aku sudah khattam dengan kota itu, rasanya tetap saja menyenangkan berjalan-jalan disana bersama teman-temanku satu tim. Pengalamanku di Jogja cukup lumayan untuk menjadi guide mereka. Hehe.
Ini foto-fotoku di Taman Sari, Yogyakarta bersama Febby dan Agus.. 


Memang sih kadang-kadang aku frustasi dengan pekerjaanku. I'm just a human. Apalagi setelah mutasi intern per 1 Oktober kemarin. Tapi dalam hidup kan selalu ada hal yang menyenangkan dan tidak, bukan? so, just look at the bright side ah..

Saat ini aku masih mengejar mimpiku di instansi ini, yaitu disekolahkan di luar negeri. Sebetulnya penawarannya sudah ada, tetapi aku masih menimbang-nimbang untuk mengajukannya sekarang atau nanti. Lebih cenderung ke nanti sih. Meskipun teman seangkatanku telah ada yang berhasil diterima di Wharton, USA, dan aku sungguh-sungguh terinspirasi olehnya, namun saat ini aku masih menikmati peranku sebagai ibu. Selain itu, suamiku juga belum menyelesaikan S-2nya, dan kami pernah berkomitmen bahwa aku akan memulai langkahku menuju gelar master setelah suamiku menyelesaikan studinya. Dengan begitu, Atha tidak akan kekurangan kasih sayang orangtuanya. Aku percaya, kalau memang sudah waktunya yang ditetapkan oleh Allah, somehow aku akan sampai juga kepada cita-citaku. Amin.

Terima kasih ya Allah untuk semua kesempatan ini. Untuk lingkungan kerja yang challanging dan teman-teman yang baik hati serta supportif..


   

Selasa, 30 Maret 2010

Melihat rusa di Istana Bogor..

I'm not feeling well today. So, menjelang jam pulang.. aku sudah malas untuk mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan pekerjaan. Jadi pengen mereview wiken kemarin yang kuhabiskan bersama keluargaku tercinta..

After kursus islamic banking yang menguras tenaga dan pikiranku selama seminggu full, akhirnya hari sabtu kemarin aku bisa beristirahat. Huff. Kebetulan suamiku masih berkutat dengan urusan thesisnya yang membuatnya seharian di kampus. It's just me and Atha jadinya. Meskipun jadinya tidak betul-betul istirahat, tapi menghabiskan waktuku dengan Atha amatlah menyenangkan.

Keesokannya kami mengajak Atha jalan-jalan ke Istana Bogor untuk melihat rusa.

Atha senang sekali... wajahnya terlihat takjub.. baru kali ini Atha melihat rusa yang asli.. ^_^














Aku menceritakan sedikit sebuah kisah tentang rusa. Atha menyimak dengan serius..

 Diajak Foto sama mama tetep kekeuh pengen lihat rusa. Jarang-jarang nih Atha ga mau lihat kamera.

 Dibelikan balon.. Senaaaang sekaliii.. Lupa deh sama rusanya.. ^_^
 Digendong papa.. Udah mulai bosen kayaknya. Papa kacamatanya jadi hitam karena cuaca mulai panas.. 

White musk

Alhamdulillah hari ini kami tidak ketinggalan kereta seperti kemarin. Lately, lalin jalan menuju cimanggu macet. Potensial untuk membuat perhitungan kami meleset dengan deviasi yang kadang sedikit kadang banyak..

Tadi pagi my hubby berkomentar bahwa dia suka wangiku. Ahaha. Tumben deh Mr. Smith ngomentarin hal-hal yg menurutnya receh (atau cecereme?) itu. Rayuan gombal nih ah. Hahaha.

Tp sebetulnya aku juga suka sekali dengan aroma white musk bodyshop. Soft. Aku banget. Sejak membeli paket white musk 2 minggu yang lalu, hampir tiap hari aku gunakan. Betul-betul enak. Apalagi shimering body lotionnya, keren.

Btw, aku memang penggemar parfum dan produk perawatan tubuh. Selain White Musk, aku juga suka semua parfum paris hilton (Heiress, It's me, can-can), Still from J-Lo, Kenzo Flower, Ninna Ricci, dll.

Kl untuk body lotion, selain white musk shimering lotion, almost all body shop lotion are good. Tetapi yg paling enak adalah Royal from High Desert. Kl digunakan satu paket dengan shower gel-nya.. Hummm.. Nyamm..

Aduh kok aku jadi centil begini tulisannya. Hehe. Pertama, aku terinspirasi oleh tulisan temanku (yg juga merupakan pacar adik iparku) yang mengangkat tema ttg make-up. So surprised, krn sepengetahuanku, Rani tidak pernah berdandan dan tipe naturalis sejati. Tp ternyata perlengkapannya perangnya banyak sekali. Hahaha. You're cool ran. Meskipun benda2 itu hanya digunakannya kl dinas, tetap saja kemajuan besar. Hihihi.

Dari tulisannya, aku sadar bahwa we girls, no matter how naturalist we are, pasti ada girls stuff yang kita punya, sengaja atau tidak. In my case, i love parfums and lotion. Meski begitu, aku juga punya beberapa make up base yg standar kok. Foundation, bedak, lipstik, eye shadow, blush on, maskara, eye liner, lip gloss, dll. tetapi semua benda itu hanya kupakai kalau ke kantor atau acara besar saja. Itu pun diusahakan senatural mungkin, karena aku kebetulan bukan frontliner yg setiap hari berhubungan dengan customer.

Sebetulnya ceritaku lebih seru kl ada gambarnya ya. Later kutambahkan deh.

Saat ini aku menulis blog via hp, agak sulit memasukkan gambar-gambar sebagai ilustrasi. Netbook kesayanganku sedang dipinjam oleh ayah mertuaku. Aki-aki itu gaul sekali sekarang ^_^

Suatu hari ada sertifikasi yang mengharuskannya menguasai komputer, minimal untuk proses input data secara online. From that moment, papa ga lepas dr netbook. Aku dan Mr. Smith bolak balik mengajarkan dasar-dasarnya. Kami cukup surprise, krn untuk aki-aki berusia 60 tahun, papa cepat sekali belajarnya. Sekarang aki sedang belajar internet. Cita-citanya mau membuatkan facebook untuk
mama. Hahahaha..

Well, sekian dulu ceritaku.. Sebentar lagi kami sampai nih. Oya, aku masih berhutang tulisan tentang islamic banking ya. Insya Allah wiken ini kuposting.. Amiin..

Kamis, 25 Maret 2010

Thanks for reading ^_^

Alhamdulillah hari ini Mr. Smith sudah membaik. Kami kembali menjadi pasangan romantis yang kompak menaklukan Jakarta..

Tumben hari ini Mr. Smith tidak berkaskus ria, tp malahan membaca diktat yg judulnya aku bahkan tidak ingat. Mungkin ada kaitannya dengan meeting WHO nya hari ini..

Btw, Mr. Smith adalah penggemar kaskus. Seru memang sih. Selain mengasah cara berpikir spy kritis, juga banyak pengetahuan di dalamnya. Dr Kaskus, Mr. Smith jadi tau prosedur me-recall mobil kami yg disinyalir mengalami defect teknologi. Ah, tidak perlu repot-repot lagi jadinya..

Mr. Smith kemarin mengajarkanku caranya melihat data statistik blog-ku. Horay! Aku jadi tau grafik pembaca blog-ku, bahkan software2 yg digunakannya. Ada yg dari opera (kemungkinan lwt hp?) dan pc. Kl di deteksi lebih jauh, aku bisa tau lokasi2 pembacaku. Satu langkah lagi, aku bisa mengetahui identitas pembacaku. Asyiik. Aku bisa menjalin silaturahim denganmu..

Oya, sejauh ini judul yg paling banyak dibaca adalah diary of a working mom. Mungkin karena labelnya must read? Tetapi aku memang meng sms beberapa temanku sesama working mom to read sih, pantas load-nya tinggi sekali. Lokasi pembacaku juga terpencar di Jakarta, Bogor, Bintaro, Bandung, dan Yogyakarta. Ada juga yg di luar negeri (Hongkong, Jepang, Aussie, Belanda, dan US). Kemungkinan teman-temanku yg sedang kuliah atau bekerja disana?

Anyway.. Thanks for reading my blog yah? Aku jadi semangat untuk menulis yang lebih berbobot. Oya, aku juga minta masukan-masukannya jika tulisanku ada yang perlu diperbaiki.

Mr. Smith.. U're so cool.. ^_^

Selasa, 23 Maret 2010

I'm missing him badly

Hari ini hari kedua kursus Islamic banking yang sedang kuikuti. Alhamdulillah, banyak sekali pengetahuan yang kuperoleh dari kursus ini, terutama mengenai agamaku sendiri. Selain menambah wawasan, kursus ini juga memperluas pergaulanku. Bagaimana tidak, aku bertemu dengan teman-teman bankers se-Indonesia. Menyenangkan sekali berbagi pengalaman dengan mereka. Dan lucu juga memperhatikan mereka bicara dlm dialek masing-masing yang unik.

So far, para pengajar membawakan materi dengan baik. Mereka merupakan lulusan Universitas Madinah, Saudi Arabia dan Universitas Al-Azhar Kairo, namun pemikiran mereka amat modern. Syariah islam tidak melulu tentang Ibadah ritual tetapi juga tentang Muamalah. Islam bukan hanya sekedar shalat, puasa, zakat, dll, tetapi juga Ukhuwah. Aku mungkin akan merewiew materinya setelah keseluruhan programku selesai, Insya Allah.

Namun ada yg mengganjal hatiku saat ini. Suamiku sakit. Menjalani hariku tanpanya amat aneh. Aku merindukan kerjasama Mr&Mrs.Smith kami dalam perburuan kereta pagi dan sore hari. Aku merindukan gurauannya yg membuat penuh sesak kereta tidak lagi menyebalkan. Aku merindukan sandaran bahunya kala aku mengantuk. Aku merindukan genggaman tangannya yang selalu menuntunku agar aku tidak salah jalan. Aku merindukan saat-saat kami bertengkar kecil hanya karena jajanan di pinggir jalan yang akhirnya kami makan juga sambil tertawa. God, I do really miss him badly..

Cepat sembuh matahariku.. Jakarta menunggu kita, sayang.
Insya Allah, Brussel dalam antrian berikutnya..

Minggu, 21 Maret 2010

I'm seeing my self in Her..

Wiken ini aku di rumah saja. Sebetulnya aku sudah berencana untuk mengikuti Metro Big Sale yang kebetulan sedang menjalin kerjasama dengan kartu kredit bank-ku. Aku tertarik untuk membeli tempat tidur King Koil dan Florence untuk di rumahku kelak. Those things are so much expensive with normal price and i may think twice to buy it, but my bank offering me a 60+20% dicsount and 0% installment for 12 months. very interesting package, isn't?  This queen of discount is just can't stand it. Hehe

Tapi Athazka demam. Sudah sejak malam Jum'at sebetulnya. Jadi aku memutuskan untuk di rumah saja mengawasi Atha. Bye bye King Koil. Nanti kl ada rezekinya, we will buy you. hehe. yang penting sekarang adalah Atha cepat sembuh. Temanku menyarankan agar aku gencar memberinya ASI supaya demamnya cepat turun. And I did! Alhamdulillah, at the moment I'm writting this blog, demamnya Atha sudah turun. Alhamdulillah..

Mama mertuaku datang menjenguk Atha kemarin. We talk a lot. Selain mendiskusikan kesehatan Atha, kami juga berbagi cerita tentang banyak hal, Akhir-akhir ini kami sering curhat. Bahkan karena keasyikan ngobrol, minggu lalu kami pulang agak larut dari rumah mama. Aku ga menyangka, ternyata banyak sekali value kami yang sama. Aku bahkan melihat diriku dalam mama mertuaku. Apabila saatnya nanti aku menjadi ibu rumah tangga, mungkin aku akan seperti beliau. Mengabdi dengan ketulusan dan totalitas seorang wanita sejati.

Mama mertuaku adalah salah satu wanita paling bersahaja yang pernah kukenal. Meskipun cukup berada, namun penampilannya amat sederhana, jauh dari kesan glamour. Mama juga tidak brand minded, meskipun kl mama mau, mama bisa membeli brand termahal sekalipun. Dan aku amat terkejut kala mama bercerita bahwa mama tidak pernah facial. What?? Kata mama, kecantikan yang paling penting adalah hati. Oh so sweet. Meskipun mama memang sedikit concern dengan masalah berat badan (well, i guess all moman does) tp alasan sesungguhnya adalah kesehatan. Waktu seusiaku, mama cantik sekali, dan langsing. Beliau memang merawat tubuhnya, tetapi tidak berlebihan. Mama juga yang mensupport aku untuk tidak terlalu memusingkan berat badan. Nanti juga kurus sendiri katanya. Mama khawatir ASI-ku akan berkurang kl aku diet dll. Lucunya, beliau juga wanti-wanti suamiku untuk tidak menuntut seorang ibu menyusui untuk bertubuh langsing yang justru membuat suamiku terheran-heran karena tidak pernah merasa menuntut apapun dari aku. Hahaha. Mama, you're so cool!

Dan tentang totalitas, She is really a person to be starring at. Mama  mertuaku adalah seorang sarjana kedokteran gigi yang memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. I really give my best applause for her decision. Bukan pilihan mudah pastinya, apalagi pada saat itu, lulusan KG amat bonafid. Mama juga bercerita bahwa rekan-rekan kuliahnya sekarang rata-rata telah menjadi pejabat. Tetapi mama juga tidak kalah hebatnya kok menurutku. Dia menggunakan setiap menit dalam hidupnya untuk sesuatu yang berguna. Besuamikan seorang dokter yang memiliki jam kerja padat, praktis mama menjadi tumpuan untuk segala macam rupa-rupa urusan domestik rumahtangganya. Keadaan membentuknya menjadi seorang ibu yang mandiri dan telaten. Oya, selama aku tinggal di rumah mama (kurang lebih 4 bulan), tidak sekalipun aku menemui mama sedang bermalas-malasan. Pembantunya memang banyak, tetapi she is the queen of the house. Mama juga terafiliasi dengan beberapa kelompok pengajian dan darma wanita.

Mama juga suka memasak, perlengkapan memasaknya lengkap..kap..kap.. dan sebut saja kue atau masakan tertentu, dia pasti bisa membuatkannya. Dan yang paling spesial adalah abon sapi. Wah, untuk abon sapi  mama mertuaku, sudah melegenda hampir sekota bogor. Mama bahkan pernah mendemo-kan caranya membuat abon sapi di depan ibu-ibu darma wanita rumah sakit tempat papa praktek. Hobi mama yang lain adalah menjahit. Mama juga punya beberapa hobi yang berkembang menjadi keterampilan khusus yang membuatnya semakin istimewa. Bahkan yang menghias seserahan ketika aku menikah dulu adalah mama.Prinsip mama, Jika bisa membuat sendiri, untuk apa membeli? Ahaha, untuk prinsip ini, aku kayaknya masih jauuuuuhhhh.. hehe.. Mungkin karena sekarang aku bekerja dan tidak punya banyak waktu ya, jadi aku lebih suka membeli.. membeli..dan membeli.. hahaha.. Maaf ya maaaa..

No wonder kl papa mertuaku amat menyayangi mama. Hubungan mereka mesra sekali. Aku kadang suka geli sendiri kl menyaksikan papa yang mau meluangkan waktunya untuk sekedar membantu mama menjahit (yap, mama mertuaku pintar menjahit), atau tiba-tiba mengambil alih pekerjaan memasak di dapur (Aku suka masakan papa yang pedas). They are so romantic.

Oya, sampai sekarang aku masih menyimpan hasil jahitan papa, yaitu kain sarung yang kukenakan waktu menjelang kelahiran Atha. Mama cerita kl yang menjahitkan kain panjang itu menjadi sarung adalah papa. Wow, benda langka nih. A sarung made by a doctor! Aku simpan baik-baik kain itu sebagai bukti sejarah. Hehe.

Awalnya kupikir mama kurang setuju aku bekerja, tetapi minggu lalu mama mengatakan sesuatu yang hampir membuatku menangis. Mama mengatakan padaku bahwa aku harus berprestasi di kantor. She supports me!
Aku sampai tertegun mendengarnya. Sebelumnya aku memang bercerita tentang kondisi pekerjaanku dimana after mutasi intern, aku menjadi satu-satunya staff. Aku mengeluh betapa aku letih karena semua pekerjaan bermuara di aku, sedangkan aku tidak punya pengalaman dengan bidang yang kugeluti sekarang. Betul-betul frustasi. Mama mendengarkanku dengan penuh empati, lalu tiba-tiba dia berkata demikian. Mama lalu berpesan agar aku dapat membagi waktu-ku dengan baik. Aku harus positif thinking dan lebih sabar lagi. Apalagi kan sekarang Atha masih menyusui. Kl kata orang sunda mah "wayahnya". Anggap aja semua ini adalah fase yang harus aku lewati. Dan yang terpenting, aku harus memperhatikan kesehatanku.

Mama lalu bercerita betapa nikmatnya kesenangan jika kita pernah mengalami kesusahan. Karena dalam setiap tahapannya, akan ada pembelajaran yang akan membuat kita semakin bijaksana dan tentu saja bersyukur kepada Allah. Mama juga menceritakan kisah hidupnya yang penuh lika liku. Aku mendengarnya dengan tertegun. Setuju ma, aku akan menjadi orang yang lebih kuat dan sabar lagi.

Kami juga sempat membahas tentang rencana keluarga kami ke depan. Impian-impianku, harapan-harapan mama. Mama bahkan sempat menitikkan air mata ketika kami membahas tentang adik iparku. Mamaku memang berhati lembut sekali dan mudah tersentuh..

Aku bahagia dapat berbagi banyak hal dengan mama. Perfeksi dan idealisme beliau awalnya membentangkan jarak antara kami, namun syukur Alhamdulillah semuanya sudah tidak ada lagi. Semakin aku mengenalnya, semakin aku menemukan diriku dalam dirinya. Kemandirian seorang ibu rumah tangga kuperoleh dari teladannya..