Selasa, 09 Agustus 2011

Mba Santikuuu

And ..she goes to New York for study, today..
I have nothing to say but, I'm happy for you mba, really..
Though I'm gonna miss u a lot,

My shopping Goddes,
My fashionista friend,
My nyemal nyemil friend,
Aaaaaarrrggghhh.... I miss those devils surround me when i spend time with you..
No more tears, no more worried, and of course NO DIET, ahaha..

Thanks for cheer up my day ya mba.. I feel so positive now, and it's all because of you..
*nahan nangis*

Good luck Mba Santiku..
Taklukan New York University yaa..

Inget kata Frank Sinatra tentang New York : If you can make it here, you can make it anywhere..

I know u can :)


waktu jaman kaya, maksi di luar mulu kitah.. * ini di Penang Bistro*


Masa kejayaan, naik bajaj merah bertiga!  Besok pulang dari NY apakah masih bisa diulang????

Yak, daku kehilangan rekan ngebadut kek gini lagi deh.. #pasrah#


yang ini lebih aneh lagi dandanannya.
 Tapi teteup ya narsis dong (narjis kl kata mba santi : Narsis dan Najis, wakakak)


ah, tak bisa mengokupasi kubikalmu untuk mengais-ngais makanan lagi mbaa..
Btw, ini teh waktu kita bolos upacara yaaa..


Di babel. Minder euy, gaya  mba santi profesional bgt..



Gonna miss this smile a lot..

PS : Tar kalo di NY ada sale awas kalo ga bilang-bilang! #jiaahh, teteuuup ya bo#

Senin, 08 Agustus 2011

Mr. and Mrs.Tapjani

Sometimes kalau lagi merenung, saya suka bertanya dalam hati; diantara sekian banyak laki-laki di dunia kenapa saya berjodoh dengan suami saya..

Padahal, we are so different. Ih beneran deh kalau lagi bertengkar rasanya he is my greatest enemy ever! Mentok sementok-mentoknya. Ga ada cara lain selain mengalah. Tapi katanya, man is created with ego that is bigger than his heart. Iya kali yah. Cowok paling sebel sama cewek culangung. Padahal saya kan emang doyan debat. Aaaarrgghh..

Eniwei, meskipun rumahtangga kami diwarnai tidak saja dengan bunga-bunga tetapi juga huru hara,
here we are.. Mr. and Mrs.Tapjani.. and a proud parents of Athazka Ray Tapjani..

We are not perfect, but Insya Allah we are happy..



gaya feodal..

pre wed

waktu masih pacaran

Athazka's proud parents

Instrospeksi yuu

Ramadhan kali ini baru tunai 1 hari aja, di awal. Hari kedua si bulan datang up until now. Mudah-mudahan besok bisa puasa. Amiin..

Ujian paling berat Ramadhan tahun ini (dan tahun-tahun sebelumnya juga sih) adalah menahan amarah dan nafsu, terutama dalam menghadapi orang-orang yang sulit. Tapi memang kan, di dunia ini ada manusia yang memang diciptakan untuk menjadi cobaan/ujian bagi orang lain. Nah, di bulan ramadhan ini biasanya manusia-manusia yang seperti itu mendadak tinggi loadingnya (atau tiba-tiba sumbu kesabaran kita yang jadi pendek?). Waktu saya nyebrang jalan kemarin aja, ada pengendara sepeda motor yang saling memaki, padahal sudah menjelang jam berbuka puasa. Nah loh, jadi puasa mah puasa.. maki-maki jalan terus. Dalam hati saya pingin deh komentar.. injury time pak.. injury time.. Tapi kok kayaknya usil amat. Nanti pahala saya yang malah berkurang. Ya sudahlah, saya cukup istighfar..

Aneh ya. Kadang-kadang kita suka ga sadar memisahkan antara urusan dunia dan akhirat. Akhirnya ibadah pun diartikan sebatas harfiah saja. Sholat mah sholat, tapi memfitnah orang jalan terus. Ngaji mah ngaji.. tapi dari mulut yang sama juga keluar kata-kata makian yang kasar. Zakat mah zakat, tapi ngambil hak orang lain juga ga malu. Ga heran ya negara kita kalau dilihat dari parameter tingkat kereligusan, tinggi banget. Bangsa yang religius katanya. Eh tapi, kenapa indeks korupsi kita hampir mendekati sempurna?

Hmm, tapi sebelum ngurusin orang lain (apalagi negara), mending tanya ke diri masing-masing deh. Sudah jadi manusia yang bener belum? Saya sendiri kalau ditanya, jawabnya : masih jauuuh. Makanya saya berusaha untuk ga ribet mikirin orang lain dan begitupun mikirin pendapat orang lain tentang saya. Ya memang saya belum dan masih jauh dari sempurna kok, kalau mau dibahas kekurangan saya, ya mau gimana lagi, monggo. Manusia memang lebih pandai melihat kekurangan ketimbang kelebihan kan.

Yang jelas saya selalu berusaha introspeksi. Kalau ada masukan, betapapun menyakitkannya, saya olah dan proses, siapa tau bisa membuat saya jadi orang yang positif. Meskipun saya akui, ketika masukan datang, apalagi dengan kata-kata yang ga proper, saya sulit untuk membedakan tujuannya, apakah untuk menyakiti saya dengan sengaja atau memang tulus demi kebaikan saya. Saya cenderung berpikir dengan asumsi yang kedua. Meski sakit hati saya, saya berusaha untuk ga marah, apalagi berpikir untuk menyerang balik. Bagaimanapun, Allah kan tidak tidur dan Dia yang maha mengetahui segalanya. Saya percaya, setiap perbuatan yang dilakukan oleh manusia, itu ada perhitungannya sendiri.  Apa yang dia tanam, itu pula yang dia tuai. Saya sudah menyaksikan sendiri loh how it works dan cukup takjub, begitu mudahnya Allah memutar keadaan. Dulu kaya, sekarang miskin. Dulu suka memandang rendah orang, sekarang dipandang hina. Dulu memfitnah, sekarang difitnah. Ah, beneran deh, Allah ga tidur..

Yuk Introspeksi..

Senin, 01 Agustus 2011

Negeri Laskar pelangi

Hari pertama puasa nih. Alhamdulillah masih dikasih kesempatan bertemu dengan Ramadhan tahun ini. Masih dikasih kesempatan untuk introspeksi jadi orang yang lebih baik lagi. Oya, sebelumnya, maafkan lahir batin yaa jika selama karir blogging saya pernah membuat anda bete, entah karena tema, konten, atau kenarsisan saya. Maaf yaa..

Eniwe, saya mau sharing cerita gathering saya ke Bangka Belitung nih. It was 18th of July, tapi karena saya sibuk dinas, jadi sharingnya baru sekarang..


Office Gathering

I was very happy and impressed by pantai di Babel. Indah banget. Kalau ingat Babel saya suka senyum-senyum sendiri, it was very fun gathering. Beautiful place, great friends, cool activities.. ah I love it so much. Rasanya memang perlu ya escaping the ordinary sekali-kali. Recharging my self as an individual. Thanks husband for the approval and for your understanding.


Pantainya bersih banget yaa..

 
Airnya jernih

Yang unik dari pantai di Bangka Belitung adalah banyaknya bebatuan yang berukuran besar yang terdapat di sisinya. Kebetulan saya kemarin sempat berkunjung ke salah satu lokasi syuting film sang pemimpi (salah satu triloginya laskar pelangi), jangan ditanya betapa menakjubkannya disana..

Batu besar khas pantai Babel



Yang ini di Pulau Burung..


Diantara bebatuan

ngartis sekali-kali..

Selama di Babel, kami menggunakan jasa travel Belitung Island. Memuaskan banget. Mas-masnya helpful dan sabar banget. Penginapan kami menggunakan Hotel Grand Pelangi. Hotel kecil berbintang 3 yang cukup bagus, bersih dan nyaman. Sayang ga bisa sharing biayanya karena ini kan acara kantor..

Belitung Island, oke loh..
 
Kamar standar di Grand Pelangi..

Kalau saya tidak salah ingat, kami memilih paket laskar pelangi. Intinya sih mengeksplorasi keindahan pantai-pantainya Belitung. Kami berkunjung ke tiga pulau, yaitu Pulau Pasir, Pulau Burung dan Pulau Lengkuas. Semuanya ditempuh dengan menggunakan perahu. Seru..

Perahu  yang membawa kami ke pulau-pulau..

Selama di perahu, wajib mengenakan pelampung.

Hal pertama yang harus benar-benar disadari adalah selama disana harus siap basah. Jangan lupa bawa baju ganti serta plastik untuk Hp/bb. Jangan harap perahu bersedia menepi hingga ke pantai dan membiarkan kita turun di pasir. Sekalian berbasah-basahan ria, saya pun mencoba aktititas snorkeling. Wow. I love it so much! Sepertinya kapan-kapan harus ajak husband snorkeling bareng. He loves it so much (saya sih yang sebenarnya takut duluan kalau diajak dia snorkeling).

Harus siap basah, minimal banget sedengkul gini.. 



Siap-siap snorkeling

Pake kaki katak segala..

Snorkeling in action..

 Oya, selain beraktivitas di laut, kami juga sempatkan mencicipi wisata kuliner Belitung. Salah satunya Mie belitung dan pesta durian tentunyaa..

Mie Belitong.
Menurut saya rasanya biasa saja. Seafood disana lebih lezat dibandingkan disini..

Pesta durian.. Mantapp!


Hmm.. saya jadi berpikir untuk mengajak keluarga saya berlibur kesana deh. Kalau kamu gimana?

Kamis, 28 Juli 2011

Santri kecilku

My smart boy is now officially a santri (His school prefer to use word of santri than student)..



I am so much thankful seeing the growth path of my son. Alhamdulillah tanpa henti mengalir di hati saya, apalagi jika mengingat  perjuangan kami melewati proses operasi usus buntu disaat kandungan saya menginjak 22 minggu..

Alhamdulillah, Atha tumbuh sehat dan cerdas.

Atha tidak tergolong gemuk, tapi tidak juga kurus. Di usianya yang menginjak 2 tahun 3 bulan berat badannya 15,5 kg. Sangat normal. Kemampuan verbal Atha sangat baik. Atha sudah lancar bicara dan bahkan menyanyi. Kemampuan kognitif juga meningkat. Dia sudah bisa membedakan semua objek, baik benda hidup maupun benda mati, warna-warna, apa yang boleh yang tidak boleh, serta hubungan causa. He can also ride a bike..



and play youtobe..



Saya sendiri selalu memperlakukan dia as a person, bukan anak kecil. Hak suara Atha sama seperti saya dan papanya. Atha boleh memiliki pendapat, tetapi saya selalu menekankan alasan di balik setiap pendapat. Alhamdulillah sekarang Atha sudah pandai bermain logika, dan lucunya, sudah mulai berpolitik ria dengan mama papa (yaitu mengeluarkan seribu alasan untuk satu tujuan).

Contoh simpel :

Mama : Athazka, mama mau bikin susu Atha. Ayo Atha turun, mama ga mau ninggalin atha di kamar atas sendirian, nanti atha turun tangga.

Atha : Ga mau ma. Atha disini aja, nonton bebi ensten (harusnya baby einstein, film kesukaan dia)

Mama : Nanti aja nonton lagi, sekarang Atha turun dulu aja sama mama..

Atha : Ga mau ma, di bawah ada bibi. Atha takut di cium..

Hihihihi. Itu saya ga pernah mengajarkan loh. Pure logika Atha. Saya juga surprise kenapa Atha bisa bicara begitu..

Oya, sedapat mungkin saya selalu memenuhi janji saya pada Atha, atau jika memang belum pasti saya cenderung tidak berjanji. Saya ingin mendidik anak saya untuk menjadi pribadi yang bertanggungjawab, termasuk pada kata-kata yang diucapkannya. Lebih baik sedikit bicara tapi dapat dipertanggungjawabkan, daripada banyak bicara tetapi asbun. Saya juga selalu mengajarkan Atha untuk membereskan semua mainan setelah dia gunakan ke dalam boks besar. Kemarin, ketika papa sedang mencuci mobil, saya memintanya untuk mencuci mobil mainannya sendiri (finishing tentu dikerjakan sama bibi). Here is the picture :


Seperti anak kecil pada umumnya, Atha juga terkadang menunjukan perilaku yang sulit. Apalagi jika keinginannya tidak dituruti. Saya juga bukan ibu peri yang tidak pernah marah. Tentu saya marah, dan sometimes overheat, tapi saya berusaha sekuat tenaga saya untuk tidak membentaknya, atau mengeluarkan kata-kata kasar. Saya berusaha untuk sabar meskipun asap sepertinya sudah mengepul di telinga. Bukan berarti menjadi orangtua yang dikendalikan anak, hmm, saya hanya berusaha ntuk menjadi orangtua yang cerdik. Tarik ulur. At some point saya memberlakukan reward dan punishment jika strategi reasoning mental. dan strategi terakhir adalah to ignore him. Memang sih, saya bukan pakar. Saya hanya ibu biasa yang berusaha meminimalisir luka psikologis anak akibat penerapan strategi yang salah. 

Ah, anak saya sudah menjadi santri kecil. Dia sekarang sedang belajar shalat dan berdo'a. Jika saya shalat, cepat-cepat dia ambil sejadah kecilnya dan meniru saya. Lalu berdo'a :

.."Ya Alloh, jadikan Atha anak sholeh. Amin "(dengan bahasanya yang lucu yang membuat saya hampir batal karena menahan tawa)..

Here are some recent pictures of him..





Sudah besar ya Athazka..
He is no longer a baby..

Kamis, 14 Juli 2011

Dream room..

Hai blog, apa kabar? *sambil sapu-sapu dan lap-lap debu*

Hampir dua minggu ga nulis rasanya lamaaa banget. Kemana aja kah? Yah, apalagi kalau bukan sibuk. Bulan ini dinas melulu. Besok malahan jadwalnya gathering kantor di Bangka Belitung (Yippie! negeri laskar pelangi). Exhausted sih, but fun. Siapa yang ga perlu liburan hayooo..  

Tapi ada sedihnya juga ding. Pertama, harus pisah sama Atha. Alhamdulillah he has a one in a million daddy (kiss husband, mmuach). Kedua, ga sempet ambil TOEIC. Hiks. Ya udah lah, nrimo. Lagian masa hidup saya maunya up and up aja..

Dua minggu lalu, saya ikutan Electronic Solution Grand Opening Promo di Pasaraya Blok M. Unplanned sebenernya, karena tujuan utama keluar rumah pada waktu itu adalah pegi ke undangan. Tapi karena promo sale-nya menarik, mampirlah kita dengan kostum kondangan ke ES. Horee, dapet LED yang saya idam-idamkan (bukan LCD ya *pongah*). Ah senang! Kebetulan saya dan suami sama-sama hobi nonton dan memang bercita-cita banget punya theatre di kamar supaya bisa nonton film sambil leyeh-leyeh. Akhirnya kesampean juga. Besok mau dipasang bracketnya biar nempel ke dinding. Wooho, my dream room is going to become true..

Talking about room, dari awal isi rumah, kalau ditanya which part that cost me a lot, saya pasti jawab kamar. Kenapa? because I will spend around 7-8 hours each day in my room. Itu kan 1/3  hari. Penting banget jadinya buat saya untuk mendesain dan milih perlengkapan kamar yang comfy. Mahal? Relatif. Oya, saya pakai kasur Lady Americana tipe spinal orthopedic dan divan Giovanni. Sprei-nya House Of Windsor dan Elegance (untuk bahan satin dan jaquard), tapi kalau bahan katun saya biasanya pesan di toko Amira di Thamrin city. Bukannya kegayaan sampai sprei aja ikut-ikutan yang mahal, tapi tinggi kasur saya (40cm) agak ga standar, hanya available di merk-merk tertentu atau pesan. Ah, tapi kan beli sprei itu ga setiap bulan..

So, here is my dream room.. (hug husband)


Simple, nice and comfort; saya banget..Homy, bikin kangen.

Bonusnya, karunia yang cerdas (Athazka). Tambah ngangenin..

Jumat, 01 Juli 2011

Kitchen set

Saya lagi berpikir keras untuk memilih model kitchen set untuk rumah tersayang..

dan saya suka yang ini..

Simpel, minimalis. Saya banget..

Kira-kira berapaan ya biayanya? Hopefully we can have it before Ramadhan. Amin. *praying hard*