Rabu, 30 Juni 2010

Atha's first photography session..

Just want to share Atha's some result of his first photography session..
I thinks he is talented.. ^^





















Great, isn't?

Oya, this picture was taken around a week ago in de Photographers studio, Jl.Pajajaran No.26- Bogor.
It's so recommended!

Cheers ^^

Selasa, 29 Juni 2010

Cup Cakes

Sebuah Cup Cakes telah bertengger manis di mejaku sekembalinya aku dari mushala tuk menunaikan shalat Ashar, without any notes. Thanks ya untuk pengirimnya, you're so nice. Mungkin dia mengenali aktivitasku saat after hours : menulis blog. Cocok sekali bila ditemani kudapan lezat. Nyam.. mari makan.. nyam..

Anyway, seminggu ini aku lebaran di kantor. Yay! Pekerjaan memang masih tetap ada, tetapi tidak terlalu bertumpuk. Aku jadi memiliki sedikit waktu untuk chat dan sms-an dengan teman-temanku. Hal yang amat jarang aku lakukan di hari yang sibuk. Besok mungkin aku akan membereskan kubikalku. Pak Esau, guru Bahasa Indonesia-ku sudah mulai mengkritik keabsurd-an kubikalku dengan gaya bak guru menangkap basah muridnya yang nakal. Hihi. Siap pak, besok dirapikan deh!

Aku tadi makan siang di Solaria, Semanggi. Sedikit mencuri waktu, memang. Tetapi legal kok, kan aku meminta izin resmi pada ketua tim-ku untuk makan siang di luar. Oya, aku tadi bernostalgia dengan sahabat baikku, Tessa. Last time we met yaitu pada saat tahun baru 2009. Yap, it's been 1,5 years. Tapi tessa sungguh tidak banyak berubah. Masih ramah, humble dan tentu saja manis. Sekarang dia bekerja sebagai PNS di Departemen Perindustrian. Waw, almost semua temanku menjadi PNS. Senangnya mendengar cerita tentang keberhasilan mereka. Setelah ini mungkin kami akan membentuk semacam arisan almamater supaya tetap keep in touch. Sungguh rasanya menyenangkan sekali loh. It's a mood booster.

Sekilas tentang Piala Dunia, jagoanku, Belanda dan Jerman lolos ke perdelapan final. Yeeeaaaaayy!! Aku senang sekali semalam menonton pertandingan Belanda vs Slovakia (btw, Slovakia ternyata pecahan Rep.Cekoslavia. Hihi. Akhirnya tahu juga). Tim Favorit Atha, Brasil juga lolos setelah menumbangkan Chile 3-0 dengan cemerlang. (Aku menganggap Atha pro Brasil setelah amat senang dibelikan kaos bola bertuliskan Brasil oleh aki ).

Wah, bingung nih.. Belanda akan bertemu dengan Brasil di perdelapan final. Piala Dunia kali ini betul-betul seru dan surprising. Sayangnya, aku menonton pertandingan itu sendirian karena aa tidak suka bola. Tapi tetap semangat. Go Orange!  

Senin, 28 Juni 2010

My 2nd Anniversary..

It's been 2 years, 0 months, 0 days, 7 hours, 47 minutes since we were pronounced as husband and wife..

Alhamdulillah..

Membuka-buka kembali wedding blog kami disini, seakan membuka kembali saat-saat mendebarkan itu. Aku kembali bernostalgia sembari mengamini setiap ucapan selamat dan do'a dari teman-teman.

Marriage.. is just like a never ending school. Ayahku dulu pernah mengatakan bahwa pernikahan bak gunung yang begitu indah dipandang dari kejauhan, tetapi saat kita masuk di dalamnya, maka untuk menikmati keindahan tadi, jalan yang penuh semak belukarlah yang harus kita lalui. Terkadang ada pula hewan buas yang harus dihindari. Tanpa komitment dan kesungguhan hati untuk memperoleh Ridha-Nya, omong kosong jika semua bisa dilalui dengan mudah.

I'm now understand what he's talking about.

It's no easy but everthing will work out fine if we let love lead the way ^^

Happy anniversary, aa. Let's step to another following years. Bismillahirrahmanirrahiim..

Jumat, 25 Juni 2010

For Better For Worse..

Nope, It doesn't have any correlation with marriage vow. My anniversary is still 3 days left..

It's related to word cup 2010! Ahay, Italia semalam menelan kekalahan melawan Slovakia (negara debutan dalam world cup kali ini yang letak persisnya saja aku tidak tahu dimana. Mungkin di sekitar Rusia. Salah satu negara pecahan Uni Soviet kah? Tetanggaan dengan Slovenia kah (Slovenia itu dimana?)? God, geografiku buruk sekali).

Dua hari yang lalu, Perancis pulang dengan menelan kekalahan terhadap Afsel. Aku sungguh surprised dengan Piala Dunia kali. Tim-tim tangguh malah pulang terlebih dahulu. Fyi, Italia dan Perancis adalah Juara dan runner up dalam Piala Dunia 2006 di Jerman.

That's why i say to Italy and France : For better for worse..

Oya, aku menjagokan Belanda si total football. Awas yah kalo kalah! Jagoan keduaku adalah Jerman. Mudah-mudahan Jerman menang melawan Inggris di perdelapan final (kenapa sih dua tim bagus ini harus bertemu secepat ini?). Meskipun tidak menjagokan, tapi aku juga sungguh berharap Spanyol juga masuk 16 besar. Nanti malam pertandingannya melawan Chile yang kemungkinan Juara grup H. Semoga menang yah!

Langsing

Postingan kali ini tidak bermaksud SARAF, teman-teman. Aku juga tidak terlalu setuju dengan penggambaran wanita cantik adalah yang tinggi, putih dan langsing. Believe me, setiap wanita itu cantik. But since we're not an angel, maka kelebihan dan kekurangan tentu juga melekat di setiap individu. Termasuk aku. Masalahnya sekarang hanya tinggal bagaimana kita mengolah gift yang dianugerahkan Tuhan. Tutuplah kekurangan kita dengan kelebihan kita. Selain itu, jujurlah pada diri sendiri untuk menerima kekurangan tadi and stop comparing. Bagiku, hidup dengan penuh syukur adalah kunci dari kebahagiaan.

Aku sendiri mengakui bahwa aku memiliki banyak sekali kelemahan. Aku termasuk orang yang cuek dalam penampilan. Aku moody dalam berdandan. Aku tidak terlalu pandai menata rumah (aku tidak memiliki selera interior design yang baik). Aku ceroboh. Aku pelupa. Aku canggung dalam memasak. Aku masih berjiwa happy puppy. Aku tidak bisa jauh dari 21. Aku sering terjerat diskon.

Dan penangkalku atas semua kekurangan itu baru satu : Aku mau belajar. Aku tidak keberatan untuk berubah selama itu mendatangkan kemaslahatan untukku.

Beruntung aku memiliki suami yang tidak pernah menuntut apa-apa dari sisi penampilan. Waktu berat badanku menggelembung hingga 17 kg, di matanya aku tetap wanita paling cantik di dunia. Saat wajahku kacau dan mataku menghitam karena lelah atau kurang tidur pun dia tetap mengatakan bahwa aku panda tercantik di dunia. Ok aa, thanks untuk gombalisasinya.

Berkat sikap aa itu, selama pernikahan, tidak pernah aku menjalani diet, satu kali pun. Sedari dulu aku memang paling susah berpantang terhadap makanan. Rasanya lebih baik olahraga mati-matian daripada dilarang makan ini dan itu.

Tapi Tuhan sungguh baik padaku. Dengan pola makan yang beringas seperti itu pun, you know, berat badanku justru susut sedikit demi sedikit. Ehm, saat ini, ehm, aku sudah kembali kepada berat badanku sewaktu awal pernikahan! Aku sebetulnya tidak terlalu memperhatikan saat rekan kerjaku satu per satu berkomentar perihal tubuhku yang semakin kurus, hingga tadi pagi aku mengenakan batik yang biasa aku pakai dan merasakan betapa baju itu sekarang longgar. Lalu aku cek dan ternyata benar, ukuranku sekarang jauh menyusut. Semua cincin, termasuk cincin kawin pun tidak cukup lagi.

Entah harus senang atau sedih. Yang jelas, tidak ada pengaruhnya untuk aa (katanya), tetapi justru berpengaruh pada budget rumahtanggaku. It's another expenses. Gosh, masalah perubahan size ini telah menjadikan expensesku untuk belanja pakaian menjadi meningkat sekali. Jika tidak salah, aku telah mengalami 4 kali perubahan size dalam setahun belakangan.

Tapi ada satu hal yang menarik, saat aku menjadi langsing (jangan membayangkan aku seperti Catherine Wilson. Langsing versiku adalah cukup memiliki lekukan yang ketika mengenakan gaun panjang/gamis, aku tidak tampak seperti karung goni. Tubuhku kan tidak terlalu tinggi), aa sepertinya terlihat lebih senang. Ah, jangan-jangan dia sama saja seperti pria pada umumnya. Aku pernah mengklarifikasi hal ini, aa hanya senyum-senyum. Dan berulang-ulang bilang bahwa dia mencintaiku apa adanya. Halah. I'm now thinking that he's just an ordinary man.

If he is an ordinary man, I have no problem. I feel fine with my body. And I feel fine also with my heart. Those two combined things will keep my marriage fine. Insya Allah.

Rabu, 23 Juni 2010

Parsley dan coffeemix

Media heboh memberitakan tentang Piala Dunia 2010 dan -tentu saja- kasus Video Mesum (visum) Ariel-Luna-Tari. Tema yang kedua itu betul-betul membosankan. God, seandainya berita ini dilaunching sekitar 4 tahun yang lalu, tentu aku akan membahasnya dengan partner gosip te-oke di dunia : Rakyat B5.

Secangkir coffeemix, sepotong roti parsley dan harian kompas tentu akan menambah nikmatnya obrolan ngalor ngidul kami di atas seonggok kursi bambu yang reyot sambil bergentayangan mencari channel infotainment yang agak mendingan dan lumayan.

Harus aku akui, rakyat B5 memiliki pemikiran yang kritis dalam menanggapi berita-berita di koran dan infotainment. Kami terbiasa berdiskusi dari hal yang lumayan serius seperti pergerakan harga dollar, opera sabun politik, piala dunia hingga berita tidak penting semacam kasus Ngariel cs itu. Jadi, bisa saja kami berdikusi dengan sengit perihal opera sabun politik yang menjadi headline di koran, lalu tiba-tiba ngerumpiin infotainment yang sekiranya membawakan berita yang betul-betul penting, atau betul-betul tidak penting.

Terlepas dari itu semua, aku sebetulnya kasihan dengan Ngariel cs itu. Rasanya sanksi sosial yang bertubi-tubi seperti ini sudah cukup menjadi pelajaran untuk mereka. Tetapi Polri mungkin memiliki pemikiran yang lain. Well, aku memang tidak setuju dengan tindakan mereka yang asusila. Casual sex, dari sudut pandang manapun menurutku bukanlah gaya hidup yang pantas ditiru. Tetapi aku lebih membenci orang yang menyebarkan visum itu. Alih-alih balas dendam terhadap ngariel atau apa pun motifnya, tidak sadarkah dia bahwa multiplier effect dari perbuatannya itu lebih besar daripada nama besar seorang Ngariel. Aku sungguh miris dan prihatin dengan merebaknya visum itu di kalangan ABG yang belum cukup umur. Sebelum peristiwa ini terjadi, berdasarkan survey sebuah lembaga penelitian, 60% siswa SMP pernah melakukan hubungan sex. Bayangkan! Sungguh, Polri harus menangkap pelaku penyebaran visum itu. Dia merusak moral generasi penerus bangsa ini.

Dan rasa-rasanya, pemerintah juga harus mulai membentuk jaringan pengaman yang kuat untuk menangkal peredaran semua visum. Aneh, untuk negara yang mayoritas muslim, untuk negara yang kontrol sosialnya masih berfungsi baik (at least di beberapa daerah), Indonesia menempati urutan kedua untuk kategori negara dengan akses visum termudah di dunia. Nope, itu bukan prestasi. Itu memalukan.

Ngomong-ngomong, Perancis betul-betul mengecewakan di Piala Dunia 2010. Bahkan tidak lolos di babak penyisihan Grup A. Semalam aku frustasi menonton pertandingannya melawan Afsel. Huff.

Save The Last Dance For Me

This is my another favourite song. Tapi kali ini tidak sampai menelan korban rakyat B5. Fase aku terjangkit lagu ini kebetulan ketika aku sedang dalam proses persiapan untuk melanjutkan studiku di Magister Sains UGM yang amat sibuk, jadi mereka selamat.

Yap, once upon a time, aku pernah mencicipi bangku pasca sarjana. Dan up until now, aku masih merindukan masa-masa sekolah itu. Ironis, aku memulai langkah masterku lebih awal, tetapi malah aa yang lulus duluan. Tapi kan, hidup itu pilihan ya? Mudah-mudahan keputusanku untuk bergabung di instansi ini adalah yang terbaik. Inysa Allah, aku akan kembali meniti cita-citaku sesegera mungkin.

Back to the song. Me like it a lot! ritmenya riang, liriknya bagus, dan suara mas Michael Buble keren. At the moment i'm writting this, i'm listening to that song. Bayanganku langsung teringat akan suasana Jogja 4 tahun yang lalu. Kuliah dan Long Distance Relationship (LDR).

Meski bukan tergolong orang yang percaya akan LDR, toh akhirnya aku mengalaminya juga di awal-awal hubunganku dengan aa. Thanks God, it was just 6 months. Menurutku, agak sulit memahami karakter pasangan kita dengan kondisi jarak yang jauh. Betul-betul harus saling percaya dan pengertian. Sayangnya, sumbuku terlalu pendek untuk menjalani LDR ditengah-tengah kesibukanku yang padat. LDR bagiku hanya semacam..hmm..overview menuju feasibility study yang sesungguhnya. Tetapi sebagai penyemangat hidup, LDR masih oke-lah. Cinta kan yang membuat hidup ini jadi berwarna. Oya, lirik lagu tadi cocok sekali loh untuk pasangan LDR seperti kami dahulu.

You can dance.. go and carry on till the night is gone and it's time to go.
If he ask, if you're all  alone, can he walk you home, you must tell him no.
coz don't forget who's taking you home and in whose arm you're gonna be.
So darling, save the last dance for me..

Aa, shall we dance tonight?