Rabu, 20 Juni 2012

Singapore Trip ( Part IV- Merlion Park, Orchad)

Alhamdulillah setelah mimpi indah semalam, pagi ini saya bangun ga kesiangan. Tapi tidak halnya dengan si bocah. Tetep dong bangun jam 8. Fiuh. Bagai de ja vu, drama sarapan dalam tempo sejam pun terulang. Tapi tetap happy ending karena pilihan menunya banyak dan ada koko kruch, sarapan andalan kita. Seperti kemarin, pagi ini pun kita ngeransum lagi pastry hotel dan bawa bekal minum yang banyak. Itenerary hari ini adalah Merlion Park. Iya, icon singapura itu.

Ke Merlion park kita jalan kaki aja. Ga terlalu jauh, cuma cuaca cukup terik hari itu. Untungnya kita lewatin taman-taman yang indah di sekitar marina bay. Sekitar 15 menit sampai juga ke Fullerton hotel. Merlion Park itu ada di seberangnya Fullerton. Tapi ga semudah itu nyebrang, apalagi cuacanya.. ya alloh.. teriknya. Setelah tanya orang di halte deket situ, ada yang nyaranin kita pake underpass. Sempet bingung, mana underpassnya. Masak di fullerton sih. Tapi setelah husband keliling, benar sodara-sodara, underpass satu-satunya di sekitar situ ya punyanya fullerton. Baiklah, berbekal gaya dan penampilan yang meyakinkan (yang membuat petugas hotel akan risih untuk bertanya apakah kita tamu fullerton atau bukan), masuklah kita pelan-pelan ke jalan bawah tanahnya fullerton lewat basement parkir mereka. Ngg, sebagai gambaran, tamu-tamu di fullerton itu mobilnya ferari, lamborgini, dan high end brand lainnya (cukup jelas ya betapa tebel kantong mereka). Sempet khawatir karena banyak petugas seliweran. Bismillah aja, pede jaya. Lagian bukan satpam kok yg seliweran. Cuma petugas laundry, officeboy, yah pokonya kru hotel biasa deh bukan security. Kita nekat lewat situ karena kalo muter, jauh bok.

Alhamdulillaaaahh.. berhasil juga lewat underpass fullerton yang super mewah itu. Tapi saya ga mungkin jeprat jepret. Ketauan banget kampungannya kan. Masak dikit-dikit foto. Ini kan pasti banyak CCTV. Tar ketauan saya bukan tamu Fullerton. But I can tell you that.. yes, it is luxurious. Berkarpet merah, dinding-dinding ditempeli gambar Fullerton dan sejarahnya dalam pigura-pigura emas, ada eskalator datar or apa sih namanya yang kayak di Changi/ International airport, ber-Ac dan tentunya wangi. Bener-bener privilleges deh.

Keluar dari jalan bawah tanah itu, kita muncul di coffe bean Merlion Park. Orang-orang sempet mandangin kita gimana gitu. Hihi. Dikira kita orang melayu tajir kali yaa keluar dari situ. Ah sudahlah yang penting mission accomplished. Kasian Atha, hari ini dia kurang ceria. Udah mulai kecapekan kayaknya. Ngeliat kondisi Atha yang sudah low batt begitu, kita pun foto-foto sedikit aja disana..


We've been there nak!

Yak, pulang dari Merlion jam 1/2 1. Husband pun langsung izin cabcus Jum'atan di Bugis. Saya kebagian suapin Atha lalu kelonin bobo siang. Pas bobo siang itu, suhu atha sempet anget. Maybe overheat. Saya kasih cairan yang banyak. Tapi Atha susah banget minumnya. Akhirnya satu sendok sanmol masuk deh. Alhamdulillah bangun bobo siang, Atha sudah kembali segar bugar. Lari kesana-kesini. Tapi untuk mastiin bahwa hari itu Atha ga kurang istirahat, kita putuskan untuk stay di kamar sampai makan malam tiba. Keruntelan deh bertiga di kasur. Ah heaven..

Makan malem tiba. Si bocah merengek-rengek minta bakso. Jedar. Dipikir di Indonesia apa ya. Akhirnya kita cari-cari restoran indonesia, dan diputuskan bahwa kita akan ke Orchad! Alhamdulilaaaahhhh. Tadinya pikiran untuk shopping buyar pas Atha anget, tapi husband cerita kalo beberapa waktu lalu dia meeting di Singapore dan makan masakan Indoensia di Lucky Plaza Orchad. Yowes, Orchad juga cuma 3 stasiun dari city hall kok. Ga ada 10 menit kemudian kita udah sampe deh di Ion Plaza Orchad. Horee..


Di stasiun MRT. Atha sudah cerah ceria

Cita-cita Atha makan bakso kesampaian sudah. Tinggal cita-cita emaknya yang pengen nyicip Singapore Great Sale. Husband yang ga tega pun akhirnya bersedia menggiring istrinya ini ke Wisma Atria, tempat dimana GAP store berada. Kok GAP sih? Entah ya, yang ada di pikiran saya waktu itu cuma wardrobe Atha dan Kayla. Kalaupun saya hanya bisa belanja sebentar, saya hanya mau beli baju lebaran Atha dan Kayla. Alhamdulillah kesampaian. GAP sale 50% +20% (min 5 items purchased). Lumayan lah, di Jakarta Great Sale diskonnya cuma 30% +20% (min 5 items purchased) *Ciyeh, hapal gitu si madam diskon* Selesai belanja di GAP, hati rasanya plong. Mimpi indah lagi deh malam ini. Huakakaka. Dasaaarr.

Hari terakhir di Singapore pun tiba. Kali ini kita ga bangun kesiangan lagi *tabur bunga*. Jadwal kali ini adalah ke Mustafa centre. Tapi waktunya mefet amat yak. Check out time hotel jam 12, pesawat jam 14.50. Manalah enak ke Mustafa cuman sebentar plus bawa stroller pulak. Huff. Akhirnya kita main ke Orchad lagi, cari oleh-oleh buat mama dan mama mertua. Nah pas mau pulang, seorang teman nitip dibeliin new Ipad. Goyahlah iman ini yang sedari kemarin ditegar-tegarin untuk ga minta sama husband. Aku pun akhirnya beli satu *tutup muka*. oya kita beli Ipad di Funan, mall gadget besar di seberang hotel persis. Ehm, ternyata harga di singapore bedanya lumayan ya sama jakarta. Alhamdulillah *peluk-peluk Ipad*

Setelah semua misi terselesaikan, kita check outdari hotel menuju bandara. Bye Singapore.Thanks for the experience. Vacation kali ini bener-bener menyenangkan. Jauh diatas yang saya bayangkan. I ask for 5, Alloh gives me 10. How do I say thanks for all?

Satu lagi, vacation is good for your health. I mean Physcologically. Siapa sih yang ga bosen sama rutinitas? saya sendiri rasanya ketagihan deh. Setahun sekali as a minimum, is a must..


Singapore Trip - (Part III- Singapore Flyer)

Singapore flyer



Masih di hari pertama, setelah pulang dari Singapore zoo, kita istirahat di hotel. Makan pastry di Executive Lounge, mandi, sholat, dll. Setelah badan seger, sambil makan malam kita putuskan untuk main ke Singapore flyer. Pertimbangannya, selain sekalian keluar cari makan malam, besok itu hari Jum'at dan husband sudah booking izin sholat jum'at di Bugis. Padahal kan jadwalnya masih ada Merlion Park dan Orchad yang kemungkinan memakan waktu lama (Yak, I don't believe my self if I'm not tempted by the singapore great sale).

Jam 1/2 9 malam sampailah kita ke Singapore Flyer naik taksi dari hotel. Sayang oh sayang, pas kita kesana loketnya mau tutup sejam lagi  padahal tempat makan ga deket-deket amat dari situ. Akhirnya saya pun berdamai dengan diri sendiri, ends up makan malam nasi ayam soy sauce seven eleven di bawah flyer. Ga disangka si bocah malah lahap banget makan makanan sevel. Hahaha. Ternyata, enak juga kok, sungguh deh saya suka nasi ayamnya Sevel dibanding masakan India apa gitu namanya di Changi. 

And about Singapore Flyer.. It's beautiful. Sebelum masuk Flyer, kita melewati beberapa ruangan yang mirip museum 3 dimensi. Jadi inget museum bank sentral kita . Keren deh. Atha was so happy. Andai dia sudah bisa baca, pasti senang deh baca-baca sejarahnya singapura disana. To enjoy the Singapore Flyer, it costs us SGD 79 for 3 person. Mahal? Coba dulu deh naik ini baru komentar..

Here are some photos of it..

Athazka in blue light. He is so excited!

Always curious in new things. Ask his dad about anything//

The beautiful city light of singapore

The three of us

Pulang dari Singapore flyer sekitar jam 11 langsung ke hotel, bobo dan mimpi indah. Alhamdulillah..

Singapore Trip (Part II-Singapore Zoo)

Singapore Zoo

Horay. Sampai juga di Singapore. Hari pertama jadwalnya adalah jalan-jalan ke Singapore zoo. Oya perbedaan waktu Sng-Jkt adalah 1 jam lebih awal. Si bocah bangun kesiangan deh jadinya. Biasa di Jkt bangun jam 1/2 7, ini jam 1/9 baru bangun. Belum lagi acara mandi yang super fun karena si bocah kegirangan bisa mandi di bathtub sama ortunya. Jam 1/2 10 baru turun untuk sarapan. Cuma punya waktu sejam aja nih sebelum breakfast time selesai. Thanks God, menunya banyak. Begitu Atha ga cocok makanan yang ini, oper papahnya. Ambil lagi yang lain, coba lagi. Teruss aja gitu sampai akhirnya kita bertiga kenyang. Sempet pula kita ngeransum beberapa pastry yang uenaaakk+yoghurt untuk bekal di zoo. Oya, kita juga niat banget bawa tempat minum sendiri supaya bisa diisi ulang dijalan. Pokonya urusan logistik beres deh.

Sebetulnya dari hotel ada shuttle bus ke Singapore zoo. Engg, ga persis dari depan hotel sih, tepatnya si bus berangkat dari Peninsula tower, semenit dua menit jalan kaki dari grand park city hall. Tetapi apa daya, pas kita kesana busnya sudah jalan. Jadilah kita ke stasiun MRT city hall, turun di stasiun Ang Mo Kio lalu sambung bus 138 ke Singapore zoo. Lumayan sih jalan kakinya, karena sempet nyasar sebentar juga. Untungnya kita bawa stroller. Atha juga kooperatif, mau duduk di stroller. Sejak dibeli 3 tahun yang lalu, si stroller akhirnya ada gunanya juga. Hehe.

Anyway, sekitar 30 menit perjalanan bus, akhirnya sampai juga deh di Singapore Zoo. Senang bukan kepalang. Tapi kok pas cuaca terik ya. Alhamdulillah di zoo banyak banget pepohonan. Lebih menyerupai Kebun Raya Bogor daripada Taman Safari. Enaknya di Singapore zoo, kita bisa melihat hewan-hewannya lebih dekat. Atha malahan sempat feeding jerapah. Seru kan. Really memorable.

Oya, untuk makanan, don't worry, di Singapore zoo banyak restoran yang menyediakan makanan yang sesuai lidah asia. Kita sendiri kemarin pilih makan di Ah Meng. Kata husband disitu halal kok.

Ini dia foto-foto waktu di Singapore zoo..


Di tempat kuda nil

Naik kereta mobil keliling zoo

Di depan tempat leopard

Si bocah anteng di strollernya

Sempet naik boat

Overall, puas banget keliling Singapore zoo. Kita pulang dari sana sekitar 1/2 5 sore langsung naik bus yang ke arah peninsula tower. Perjalanan sekitar satu jam. Atha pun tertidur selama di jalan. I think, Singapore zoo is worth to try!


Senin, 18 Juni 2012

Singapore Trip (Part 1)

Yes, this is our first family vacation. We choose singapore simoly because it is near from Indonesia and relatively easier to find indonesian food. Pertimbangan makanan tuh penting banget karena liburan sekarang bawa Atha yang perutnya sunda banget (ga bisa ga makan nasi dan sayur).

Oya this is also Athazka's first abroad trip.

Smiley Athazka on the plane

We took Lion air to Singapore? Kenapa? Karena harganya very valuable (IDR1.050.000/person). Jadwal flight-nya juga enak banget. Dari Jkt-Sng jam 15.10, dari Sng-Jkt 14.50. Pas jam tidur siangnya Atha. Jadi setelah pesawat take off, dia cuma nyemil-nyemil permen yupi, terus bobo deh sampai landing. Alhamdulillah ga ada acara cranky karena sakit telinga (yang mana justru emaknya yang meringis nahan sakit telinga)

Selama di Singapore kita nginep di Grand Park City Hall. Tadinya mau di Carlton, tapi waktu saya cek di sini kok selisihnya lumayan ya untuk kelas hotel yang relatively sama. Untuk 3 malam kenanya SGD 544 (belum termasuk pajak 17%). Nah, pas sampai hotel itu kita ditawarin upgrade ke kelas Crystal Club Superior hanya dengan penambahan SGD 80/night, termasuk sarapan (untuk berdua, Atha dihitung free), free laundry, access to executive lounge, high tea, dll.Kita oke-in aja, tapi untuk 2 hari (jaga-jaga takut makanan hotelnya ga cocok). Eh Alhamdulillah sama orang hotelnya malah dibonusin semalem upgrade-annya. total SGD 835, sudah all in. Happy banget. Kamarnya super nyaman, kasurnya ektra large (bertiga ga kesempitan), wifi kenceng (hidup bb!), dan sarapannya enak banget. Ada menu bubur ikan dan nasi goreng disini. Jadi berasa makan di Papandayan. Oh iya, service mereka juga bagus. Setiap order apa gitu dari kamar langsung dilayani dengan baik. Resepsionis ramah dan helpful. Lokasi hotel ini deket banget sama stasiun MRT City hall. Ke Merlion Park juga tinggal jalan aja. Puas deh pokonya sama hotel ini.


Kamar ukuran 28 m2, kasur 200x200.

Bathroom


Ada bathtub. Atha seneng banget.


Sarapan yang menyenangkan

Di Taman depan restoran

Sisi lain hotel yang masih tempoe doeloe


Masih di depan taman restoran

Itenerary vacation kali ini adalah Singapore zoo, singapore flyer, Merlion Park, Orchad/Mustafa centre. Di postingan selanjutnya I'll tell the detail..


Di MRT dari airport menuju city hall (hotel)

Tampang asli tanpa make up sama sekali

3 weeks review

Halo permirsa, 3 minggu sudah saya off dari dunia blogging. So many things happened, saya bahkan bingung harus mereview dari mana. Kesibukan kantor yang bukan kepalang, urusan kawinan adek ipar, monitoring kandungan kakak saya, beberapa urusan pribadi, dan family vacation.

Everything happens for a reasons. Beberapa hari sebelum berangkat liburan tanggal 4 Juni, Athazka panas. Dengan berat hati kami pun memundurkan rencana liburan menjadi tanggal 13 s.d 16 Juni 2012. Itenerary bubar. Hotel dan tiket canceled (Alhamdulillah, both cost a very minimum penalty).

Alloh memang sutradara terbaik. At the end semua berjalan dengan lancar. Semua urusan berhasil diselesaikan satu persatu. Alhamdulillah..

Oya, ini foto-foto narsis waktu kawinan yoga minggu lalu..

Simplicity. Lumayan lah model kebayanya.


Hiasan kerudungnya hits banget.

Hasil jepretannya Atha. Agak kabur sih

Serunya bawa anak ini tanpa nanny *lap keringet*


Selasa, 22 Mei 2012

Recommended Blog

Bosen ah menulis pendapat saya tentang berbagai issues kontroversial yang ujung-ujungnya jadi judgement..

Hiks, ga enak banget di judge, tapi mau berkoar-koar untuk nanggepin juga capek..

So, just read this ya http://lajnmen.blogspot.com/

It's so entertaining when our mostly common issues is been discused. Bahasa penyampaiannya pun enak banget. Menghibur :)

Minggu, 20 Mei 2012

Dua minggu lagi..

.. is the due date of our family vacation. We're still excited, meskipun kemarin sempat berpikir untuk cancel karena Atha sakit. Alhamdulillah so far so good, jadi planning ke Singapore Insya Alloh tetap jadi.

Since the date is so close to our brother's wedding, then segala macam urusan pun mulai diberesin satu-satu supaya tidak mengganggu kelancaran perjalanan nanti..

Check list pertama tentu soal kesehatan. Atha Insya Alloh sudah tidak masalah, cuma perlu diantisipasi vitaminnya. Nah, giliran saya deh yang mulai check satu-satu pending matter kesehatan saya yang dari kemarin belum sempat terurus. Papsmear, done. Pasang Iud, nunggu haid (noted). Nah, tinggal dokter gigi deh. Engg, sesungguhnya saya trauma sama dokter gigi. Diantara semua dokter, visiting the dentist is the worst. Maka, saat sakit gigi kemarin, saya baru periksa ke dokter umum saja plus enin yang mantan sarjana kedokteran gigi. Observasi sementara sama : gigi geraham belakang (istilahnya enin.. molar 3?) tumbuh, tapi tempatnya tidak cukup, jadi dia mendesak-desak gigi yang disebelahnya. Oalah. Telat banget, masak umur sudah mau kepala tiga gini masih harus berhadapan sama tumbuh gigi. Untuk menahan sakit, dokter memberi resep obat. Tapi aki bersikeras bahwa itu adalah proses alami, nanti juga sembuh sendiri. Oke deh, cocok, saya juga males minum obat kalau tidak mendesak sekali.

Kata dokter (termasuk aki dan om yoga), I have to meet the dentist right away supaya bisa dicarikan solusinya. Sayang waktu kemarin daftar di Hermina (sambil nunggu Atha) saya kebagiannya dentist cewek. Ngg.. just call it bias gender, tapi saya lebih prefer dentist cowok. Bukan apa-apa, kalau misalnya harus ada tindakan, kan tenaganya lebih oke. Iya ga sih? engga ya? whatever akhirnya, I escape the dentist that day. Rencananya minggu ini mau visiting dentist lagi deh, promise, daripada nanti pas vacation cenut-cenut. Mungkin sekalian scalling rutin. Rutin? Yes, meski selalu diawali dengan misuh-misuh dan mengutuk-ngutuk diri sendiri pas naik ke kursi pasien dokter gigi, toh selama ini saya berhasil scalling rutin. Biar bersih, kan teorinya, sikat gigi saja kan tidak cukup ya untuk pemakan segala seperti saya. Pokonya beauty is pain darling!

Oke, sekarang check list kedua : Urusan kawinan adek ipar. Kebaya beres, beskap husband by perias and beskap Atha mau dicariin sama enin katanya. Tapi worst scenario berarti siap-siap beli baju partynya si kasep (di Singapore aja apa ya). Next, kado. Ohoho. Itu mah sudah beres dari kapan tau. Bookingan hotel, beres. Ngg.. urusan kain+riasan saya mau sama perias atau sendiri (emang bisa?) nanti diobrolin lagi aja samab yang punya hajat gimana enaknya. Apalagi ya? hmm.. kemarin enin nawarin untuk nginep di Santika aja biar ga telat, approve ga ya? let husband decide aja deh. Pokonya kalau dari saya sih 80% beres (kecuali soal riasan dan baju Atha).

Check list ketiga : wardrobe. Wah ini agak berat nih karena listnya cukup banyak. Koper aja masih kurang satu dan sunglass pake acara patah segala. Wardrobe Atha pun kurang kayaknya, terutama jaket, kayaknya yang layak singapore cuma dua deh (Satunya aja kado. Alhamdulillah aunty Nadia ngadoin jaket Zara super keren). Ah males terlalu gimana gitu ah kalau urusan wardobe. Apes-apesnya ga keburu beli pun, kita belanja aja di singapore kali ya. Huahahaha *nemu alasan*

Hmm, apa lagi ya check listnya. Oiya, Itenerary. Siang ini nih saya janjian sama husband mau desain itenerary di Tripit kayak waktu di Paris kemarin. Rencananya sih kita mau ke Singapore zoo, Song of The Sea, Singapore Flyer, Orchad. Yang lain terserah sikon. Semoga nyandak. Amiin.

Ah senang deh, semoga semuanya lancar ya. Amin..Amin.Amin ya Alloh ya Robbal Alamin..